Tampilkan postingan dengan label Robotika. Tampilkan semua postingan
Adaptor
merupakan salah satu peralatan elektronika yang sangat kita butuhkan dalam
rangkaian TV, radio, HP, dan lain-lain. Adaptor adalah sebuah piranti yang
dapat megubah tegangan listrik sumber menjadi tegangan listrik yang dibutuhkan
oleh suatu piranti. Adaptor bermanfaat untuk mengubah arus listrik AC tegangan
tinggi (220 V) menjadi arus listrik DC tegangan rendah (biasanya kurang dari
atau sama dengan 24 volt), pada radio, computer, charger baterai (handphone,
laptop, dan sebagainya). Skema blok system adaptor digambarkan sebagai
berikut:
Gambar 1 Fungsi adaptor: mengubah level tegangan dan
arus
Adaptor menerima
input berupa tegangan AC 220 volt, kemudian mengeluarkan output 12 volt DC.
Mula-mula tegangan AC sebesar 220 V diturunkan menjadi 13-15 V AC, kemudian
diserahkan menjadi bentuk sinus. Oleh karena itu, untuk memperoleh gelombang
yang rata, maka digunakan rangkaian perata tegangan. Supaya lebih jelas,
perhatikanlah skema blok berikut ini:

Gambar 2 Skema
pengubahan tegangan dalam adaptor
Masing-masing
blok memiliki fungsi spesifik seperti yang telah dijelaskan. Dalam realisasinya,
sebagai penurun tegangan dipakai transformator, penyearah arus oleh rangkaian diode,
dan perata tegangan berupa kapasitor dan inductor (Gambar 3). Semakin besar
nilai kapasitor, umumnya perataan semakin baik.
Skema Rangkaian
Adaptor
Penjelasan
tersebut menggambarkan bagaimana kita merealisasikan suatu peranti sederhana
yang memiliki fungsi tertentu. Langkah-langkah tersebut antara lain:
1.
Mendefinisikan fungsi system.
2.
Menggambarkan system sebagai blok yang memiliki input
dan output spesifik.
3.
Membuat detail system tersebut dalam beberapa subsistem
yang masing-masing memiliki fungsi spesifik.
4.
Merealisasikan subsistem tersebut dengan suatu device yang dapat kita gunakan.
Widodo,
Sigit, Elektronika Digital dan
Mikroprosesor, Penerbit ANDI, Yogyakarta, 2008.
Secara umum otomasi dapat dibedakan dalam 4 kategori, yaitu :
Otomasi tetap: mesin otomatis dibuat hanya untuk satu keperluan produksi saja, tidak dapat digunakan untuk produk lain. Sesuai untuk produksi massal dengan kecepatan tinggi. Investasi yang dikeluarkan pertama kali biasanya tinggi, namun biaya operasionalnya relatif rendah.
Otomasi semi tetap: mesin dibuat untuk memproduksi atau menangani satu macam produk atau tugas, namun dalam beberapa parameter (ukuran, bentuk, bagian produk) dapat diatur secara terbatas. Investasi awal termasuk dalam kategori ini.
Otomasi fleksibel: perangkat mesin yang dibuat dapat digunakan untuk berbagai produk, sistem otomasi lebih bersifat menyeluruh, bagian-bagian produk dapat diproduksi pada waktu yang bersamaan dalam sistem otomasi ini. Yang termasuk dalam kategori ini misalnya FMS (Flexible Automation System) dan CIM (Computer Integrated Manufacturing). Robot adalah salah satu pendukung dalan kelompok otomasi ini.
Dalam foto di atas sebuah robot tangan yang masuk kategori CIM. Program dapat dengan mudah di buat dan diubah melalui komputer ataupun laptop dengan software tertentu. Foto ini eksklusif saya ambil di JCC Senayan Jakarta saat Indonesia menjadi tuan rumah pada event akbar ASC (ASEAN Skill Competition) 2012.
Bascom AVR merupakan editor list program yang berbasis bahasa basic, software BASCOM AVR dapat dengan mudah diperoleh. link berikut jika ingin mendownload Bascom AVR versi demo, klik disini
Halaman Editor Bascom AVR
Pengenalan fungsi tools pada BASCOM AVR:
bar pada File
a. New, digunakan untuk membuat project baru atau membuat file program baru.
b. Open, digunakan untuk membuka project atau file program yang pernah dibuat.
c. Save, digunakan untuk menyimapan project atau menyimpan file program.
d. Save As…, digunakan digunakan untuk menyimpan project tau menyimpan file dengan nama yang berbeda dari sebelumnya.
e. Print Preview, digunakan untuk melihat hasil cetakan print out dari sintsks penulisan program.
f. Print, digunakan untuk mencetak file program.
g. Exit, digunakan untuk keluar dari BASCOM AVR
bar pada Edit
a. Undo, digunakan untuk kembali ke langkah sebelumnya.
b. Redo, kebalikan dari undo.
c. Cut, digunakan untuk mengkopy dan menghapus teks sekaligus
d. Copy, digunakan untk mengkopy teks.
e. Paste, digunakan untuk menyalin bagian yang telah dikopi.
f. Find, digunakan untuk mencari teks yang diiginkan.
g. Find next, sama halnya dengan find hanya saja berikutnya.
bar pada Program
a. compile, digunakan untuk mengkompile program. Proses ini akan menghsilkan file berektension *.hex
b. syntax check, digunakan untuk memerikasa apakah terjadi kesalahan pada penulisan program atau tidak.
c. Show result, digunakan untuk melihat hasil report dan error dari penulisan program.
d. Simulate, digunakan untuk mensimulasikan program.
e. Send to chip, digunakan untuk mengirim file *.hex ke dalam chip mikrokontroler (mendownload program mikrokontroler).
bar pada Tools
a. Terminal emulator, digunakan untuk simulasi komunikasi serial dengan komputer (RS232) hampir sama dengan Hypert Terminal yang dimiliki oleh Windows.
b. Lcd designer, digunakan untuk mendesain karakter LCD yang diinginkan.
c. Libray Manager, digunakan untuk library yang terdapat pada BASCOM AVR
d. Export to RTF, digunakan untuk mengkonversi penulisan program pada RTF (Rich Text Format).
e. Graphic Converter, digunakan untuk menkonversi gambar ke LCD yang menujang RGB (high kualitas LCD).
f. Stack Analyser, digunakan untuk menganalisa stack program.
g. PlugIn Manager, digunakan untuk mengatur plugin yang ada.
bar pada Options
a. Compiler, digunakan untuk mensetting chip, output, communication, I2C dan LCD.
b. Communication, digunakan untuk mensetting komunikasi mikrokontroler.
c. Simulator, digunakan untuk mensetting simulasi pada BASCOM AVR.
d. Programmmer, digunakan untuk mensetting downloader programmer yang akan digunakan.
e. Monitor, untuk mensetting tampilan.
f. Printer, digunakan untuk mensetting printer yang digunakan.
Semoga informasi ini bermanfaat 
Diberdayakan oleh Blogger.


